Rangkaian Super League 2025/2026 resmi rampung pada hari Sabtu, 23 Mei 2026. Di musim ini, Persib Bandung kembali mencetak sejarah sebagai juara Liga 1 setelah unggul head-to-head atas Borneo FC.

Menghadapi persaingan yang cukup ketat, Persib tetap mampu menampilkan performa yang stabil di seluruh rangkaian pertandingan.

Sang Maung Bandung pun berhasil mengumpulkan poin terbanyak untuk mengunci gelar juara, disusul Borneo FC di posisi kedua dan Persija Jakarta di posisi ketiga.

Berikut rangkuman klasemen akhir Super League 2025/2026 serta prediksi musim selanjutnya.

Klasemen Akhir Super League 2025/2026

Tiga Besar Super League 2025/2026

Liga 1 2025/2026 ditutup dengan Persib sebagai juara pertama. Posisi kedua diduduki oleh Borneo FC dengan poin imbang, lalu disusul Persija di posisi ketiga.

Walaupun sama-sama memperoleh 79 poin dengan Borneo FC, Persib tetap meraih gelar juara karena unggul head-to-head atas Borneo FC. Dari dua pertemuan, Persib meraih satu kemenangan dan satu imbang, sehingga mendominasi rekor pertemuan.

Sebagai juara dan runner-up liga, Persib dan Borneo akan mewakili Indonesia di Piala Klub ASEAN 2026/2027 dan tampil di Liga Champions Asia Two dan AFC Challenge League (jika lolos play-off).

Tim yang Masuk Zona Degradasi

Ketiga tim yang kurang beruntung masuk ke zona degradasi di Liga 1 2025/2026 adalah Persis Solo, Semen Padang, dan PSBS Biak. Dengan begitu, ketiga tim ini akan turun kasta bermain di Liga 2 pada musim selanjutnya.

Mengakhiri musim di peringkat ke-16, Persis sebetulnya sama-sama memiliki 34 poin dengan peringkat ke-15, PSM Makassar. Namun, PSM tetap unggul head-to-head melawan Persis di dua pertemuan.

Peringkat ke-17 diisi oleh Semen Padang yang hanya mengumpulkan 20 poin, sementara peringkat terakhir diduduki PSBS Biak dengan 18 poin.

Perjalanan Persib Mengunci Juara

Sebagai back-to-back champion, perjalanan Persib menjadi juara di Super League 2025/2026 tidak selalu mulus.

Di pertandingan pertama, Persib mencetak kemenangan melawan Semen Padang. Namun, tim asuhan Bojan Hodak harus menelan kekalahan di pertandingan kedua dan membuatnya turun ke peringkat ketujuh.

Sempat menduduki peringkat kesembilan di pekan keempat lalu kalah dari Persita, Persib kembali konsisten dan merangkak menuju puncak klasemen di pekan ke-17. Putaran pertama pun ditutup manis. Persib meraih peringkat pertama Super League 2025/2026.

Di putaran kedua, Persib tampil mendominasi, membuatnya tetap kokoh sebagai peringkat pertama di liga. Namun, pertandingan di pekan ke-32 menjadi kunci penentu gelar Persib di musim ini. Pasalnya, Persib dihadapkan dengan rival bebuyutannya, Persija.

Pertandingan tersebut tidak mendapatkan izin polisi untuk digelar di Jakarta. Alhasil, mereka pun bertanding di Samarinda. Duel sengit ini berakhir dimenangkan oleh Persib dengan skor 2-1 berkat dwigol Adam Alis Setyano.

Pada pekan ke-34, Maung Bandung seri bermain dengan Persijap. Mereka resmi menyandang juara Super League 2025/2026.

Persib meraih lima gelar juara Liga 1. Foto: Persib Official Instagram

Tak hanya itu, Persib juga berhasil menorehkan sejarah baru di kompetisi sepak bola Indonesia modern. Mereka meraih gelar ketiga secara beruntun, atau disebut juga dengan hat trick.

Persib juga menjadi klub tersukses sepanjang era Liga Indonesia dengan mengoleksi lima gelar pada musim 1994/1995, 2014, 2023/2024, 2024/2025, dan 2025/2026.

Faktor Keberhasilan Persib Hat Trick di Super League

Melihat sepak terjang Persib selama beberapa musim terakhir, tak heran banyak orang yang mempertanyakan rahasia Persib yang umumnya tampil dengan performa baik.

Campur Tangan Pelatih Bojan Hodak

Bojan Hodak sebagai pelatih menjadi salah satu faktor utama keberhasilan Persib. Pelatih asal Kroasia tersebut berhasil membangun keseimbangan antara lini serang dan pertahanan sehingga Persib mampu tampil kompetitif sepanjang musim.

Konsistensi dan Kesamaan Tujuan

Konsistensi performa dan kesamaan tujuan mereka sepanjang kompetisi juga patut dicatat. Maung Bandung mampu menjaga posisi di papan atas dan minim kehilangan poin dalam pertandingan penting.

Pemain Kunci yang Mengangkat Performa Tim

Beberapa nama seperti Teja Paku Alam, Federico Barba, Thom Haye, Beckham Putra, dan Andrew Jung digadang-gadang menjadi pemain kunci di musim ini. Pertahanan yang kuat serta umpanan-umpanan kreatif yang dimainkan membuat Persib susah dikalahkan oleh rival-rivalnya.

Prediksi Persaingan Musim Depan

Usai berakhirnya Liga 1 2025/2026, perhatian kini beralih ke persaingan di musim depan yang dimulai pada September 2026. Sejumlah klub diperkirakan sedang mempersiapkan amunisi baru untuk merebut gelar juara musim selanjutnya.

Persija, contohnya, sedang menyusun agenda di bawah arahan pelatih baru Shin Tae-yong. Tak mau kalah, Persib juga segera bersiap-siap di awal Juli dengan pelatih baru Igor Tolic. Selain itu, Borneo juga menggandeng pelatih baru Mauro Jeronimo untuk menyambut musim baru.

Dengan aktivitas transfer yang sudah dimulai dan sejumlah tim diprediksi memperkuat komposisi pemain, Liga 1 2026/2027 berpotensi menghadirkan persaingan yang lebih ketat dibanding musim yang baru saja berakhir.

Pantau Berita-Berita Olahraga Terkini di IndieSport

Selain berita seputar sepak bola dan liga Indonesia, kamu juga bisa mendapatkan informasi terkini dari berbagai cabang olahraga lainnya di IndieSport. Simak terus berita olahraga terbaru untuk mengikuti perkembangan pertandingan, klasemen, dan sorotan atlet dari seluruh dunia.